Apartemen Cinta Laura Serba Kaca Bikin Luas dan Lapang
- Kategori Induk: ARSITEKTUR & DESIGN
- Diperbarui: Senin, 26 Oktober 2015 08:53
- Ditayangkan: Jumat, 22 Juli 2011 07:00
- Ditulis oleh admin1
- 22 Jul
Bagi Cinta Laura Kiehl, tinggal di apartemen sudah menjadi sebuah tuntutan dan gaya hidup. Keterbatasan ruang bukan lagi menjadi kendala, karena diimbangi dengan tatanan dan gaya hidup serba praktis.
apartemennya tersebut kurang luas. Apalagi, Cinta seringkali mengajak teman-teman sekolahnya untuk bertandang ke apartemennya, untuk sekedar ngobrol atau belajar bersama. Maklum, apartemennya yang hanya berjarak selemparan batu dari lokasi sekolahnya, membuatnya kerap dijadikan “tempat kumpul”. Saat teman-temannya berkumpul itulah, seringkali Cinta merasa kasihan pada sang mama Herdiana, karena pasti akan “terpojok” di salah satu kamar. Berangkat dari situlah, akhirnya Cinta membeli satu unit apartemen lagi dengan luasan lebih besar, namun di lantai yang berbeda, yang kemudian ia tinggali bersama keluarganya kini.Lantas, apartemen yang kita kunjungi kali ini sekarang kosong alias tidak ditinggali ? Betul, tapi bukan berarti tak terawat lho. Karena seperti kita ketahui keluarga Kiehl sangat cinta kebersihan. Jadi, meski apartemen ini tidak ditinggali, semua sudut ruangan tetap rapi, bersih tak berdebu. Dan hebatnya, Herdiana dan Cinta Laura sendiri yang turun tangan untuk membersihkan ruangan, karena memang mereka tidak mempekerjakan tenaga cleaning service atau pembantu rumah tangga. Secara rutin, seminggu dua –tiga kali Herdiana turun tangan membersihkan unit apartemen ini. Hasilnya, rapi, bersih, dan tetap terawat.Nah, mari kita telusuri ruang demi ruang di apartemen Cinta yang satu ini. Apakah sama menariknya dengan apartemen yang Cinta tinggali saat ini? Lokasi unit apartemen ini, memiliki keunggulan city view yang menarik. Jika malam menjelang, kerlip lampu kota menjadi sajian panorama yang memesona.
Edisi lalu kita sudah intip kamar Cinta Laura yang terletak di apartemen Hamptons Park di bilangan Pondok Indah, Jakarta. Kali ini kita akan tengok kamar Cinta lagi, masih berada di lokasi yang sama, hanya berbeda unit dan lantainya.Awalnya, unit apartemen ini lebih dulu dibeli oleh Cinta Laura, untuk mengakomodasi kebutuhannya saat beraktifitas di Jakarta. Sebelumnya, Cinta tinggal bersama mama papanya di Rancamaya, Bogor. Namun seiring dengan makin padatnya aktifitas di Jakarta, Cinta merasa perlu untuk menetap dan bersekolah di Jakarta.Luasan apartemen yang terdiri dari dua kamar tidur ini cenderung kecil, yaitu 85 m². Meski begitu, semuanya sudah memenuhi kebutuhan Cinta, mama dan papanya. Namun, setelah beberapa lama, Cinta mulai merasakan adanya kendala soal besaran ruang. Ya, menurut Cinta,
Atas
Kaca dekoratif menyambut di depan foyer, sebagai point interest ruangan.
Kanan & Bawah
Ruang duduk didominasi kaca cermin pada sisi belakang sofa, serta balutan wallpaper warna kuning keemasan. Di ruang ini, selain karpet bulu dengan warna senada, juga terdapat sofa dua dudukan, egg chair, meja dan credenza untuk menemani saat bersantai menonton televisi. Ruang duduk dilengkapi dengan deretan jendela dan pintu, menghadap ke city view.Di sebelahnya terdapat meja kerja, dimana Cinta biasa belajar hingga larut malam. Tak banyak hiasan di ruang ini, karena memang keluarga Kiehl bukan termasuk yang suka mengoleksi banyak barang.
Bersisian dengan ruang duduk, ditempatkan sebuah meja kecil, yang fungsinya sebagai area makan. Desain kaki meja yang simpel dengan top table dari kaca, telihat pas dan sesuai dengan konsep ruangan. Sebagai pelengkap, disediakan dua stool dari bahan stainless steel berbalut material kulit, yang memberi kesan modern. Kamar Cinta Laura. Simpel, tanpa banyak aksesoris di dalamnya.Interior unit apartemen Cinta ini, sedikit beda dengan tatanan apartemen yang Cinta tinggali saat ini. Gayanya cenderung lebih simpel dan minimalis, namun tetap tidak meninggalkan sentuhan-sentuhan yang memberi kehangatan. Didesain oleh desainer interior yang sama, yaitu dari PT Imaji Asriselaras, tatanan interior apartemen ini didominasi warna keemasan yang memberi kesan elegan, serta material kaca pada sudut-sudut ruangnya yang berkesan luas dan lapang pada ruangan.
Memasuki ruangan, kita disambut bidang kaca di sisi kiri dan arah depan. Sisi kiri difungsikan sebagai lemari built-in, sedangkan area depan fungsinya sebagai elemen dekoratif dan point interest ruangan. Selangkah kemudian, didapati ruangan yang menampung tiga fungsi sekaligus, yaitu ruang duduk, ruang kerja dan ruang makan. Sebuah langkah tepat, mengingat keterbatasan luasan.Pembedaan fungsi ruang, dipertegas lewat furnitur yang digunakan. Sebuah langkah pintar dilakukan di area ini, untuk mengatasi keterbatasan ruangan. Jika diperhatikan, back panel televisi sebetulnya merupakan dinding lemari belakang di kamar Cinta. Dinding asli pembatas ruang duduk dan kamar sengaja dibongkar, dan sebagai pembatasnya digunakan lemari pakaian yang menghadap ke kamar. Kreatif, bukan?
Edisi mendatang…
Kita akan berkunjung ke Rancamaya, Bogor, untuk mengintip “home sweet home” Cinta Laura yang sesungguhnya?
Desainer Interior : PT. Imaji Asriselaras



















