Babak Baru Vermont Hills Serpong, Usung Konsep Hunian Bergaya Resort
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Jumat, 25 September 2026 05:24
- Ditayangkan: Jumat, 25 September 2026 05:24
- Ditulis oleh adminrumahku
- 25 Sep
SERPONG – Pasar hunian di kawasan Serpong kembali menghadirkan pilihan baru. PDW Architecture meluncurkan pengembangan terbaru Vermont Hills, kawasan hunian yang sebelumnya dikenal dengan nama Vermont Hills – Garden Resort Living.
Mengusung pendekatan baru pada aspek arsitektur, lanskap, fasilitas, konektivitas, hingga area komersial, Vermont Hills dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman tinggal dengan atmosfer resort di kawasan Serpong.

Kawasan ini berdiri di atas lahan sekitar 2,8 hektare yang mencakup sekitar 158 unit hunian dan 14 unit komersial. Konsep hunian dirancang dengan memadukan lingkungan tempat tinggal dengan sejumlah fasilitas penunjang, seperti club house, kolam renang, children playground, thematic garden, lapangan basket, communal space, hingga EV charging station.
Dari sisi desain, Vermont Hills mengusung karakter arsitektur modern tropis yang berupaya memadukan bangunan dengan lingkungan sekitar. Bukaan, sirkulasi udara, pencahayaan alami, serta hubungan antara ruang dalam dan ruang terbuka menjadi bagian dari pendekatan desain kawasan.
Konektivitas Jadi Bagian dari Pengembangan Kawasan
Salah satu perubahan yang menjadi perhatian dalam pengembangan Vermont Hills adalah konektivitas kawasan. Akses jalan Vermont Hills akan terhubung dengan area kawasan pengembangan lain di Serpong sehingga memberikan alternatif perjalanan menuju sejumlah fasilitas dan pusat aktivitas di kawasan tersebut.
Jalur konektivitas ini memberikan akses menuju Stasiun Cisauk, Pasar Modern Intermoda, hingga gerbang Tol BSD Timur melalui koridor Jalan Raya Serpong–Cisauk. Waktu tempuh menuju sejumlah titik tersebut diperkirakan sekitar 5–8 menit, tergantung kondisi lalu lintas.
Bagus Yanuar, Senior Architect PDW, mengatakan keterhubungan akses tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan Vermont Hills.
“Konektivitas akses akan menjadi nilai tambah, karena aksesnya akan jadi sangat mudah bagi warga untuk langsung ke kota besar di Serpong,” ujar Bagus.
Menurutnya, keterhubungan kawasan tidak hanya berkaitan dengan akses keluar-masuk hunian, tetapi juga membuka peluang bagi perkembangan kawasan secara lebih luas.
Area Komersial Dirancang Lebih Terbuka
Selain hunian, transformasi Vermont Hills juga menyentuh area komersial. Pengembangan kawasan mulai menerapkan pendekatan on-street parking untuk menciptakan area komersial yang lebih terbuka dan ramah bagi pejalan kaki.
Konsep tersebut diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih natural antara area hunian dan komersial. Dengan demikian, aktivitas kawasan tidak hanya berpusat pada rumah, tetapi juga berkembang melalui ruang-ruang bersama dan area komersial yang terintegrasi.

Chief Marketing Officer (CMO) Vermont Hills, Andre Utama, mengatakan proses transformasi dilakukan dari berbagai sisi, mulai dari pemasaran, pengembangan kawasan, hingga pengalaman konsumen.
“Transformasi ini dilakukan untuk memperkuat positioning Vermont Hills di pasar Serpong sekaligus menghadirkan solusi hunian yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di kawasan tersebut,” kata Andre.
Harga Hunian Mulai Rp900 Jutaan
Pengenalan konsep baru Vermont Hills juga dilakukan kepada jaringan pemasaran properti. Dalam kegiatan peluncuran yang berlangsung di AEON Mall Serpong, tim Vermont Hills memperkenalkan arah pengembangan kawasan kepada lebih dari 300 rekan pemasar properti di kawasan Serpong.
Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut, mulai dari konsep kawasan, konektivitas, fasilitas, desain, hingga harga hunian.
Vermont Hills menawarkan unit dengan harga mulai dari Rp900 jutaan dengan bangunan dua lantai. Harga tersebut menjadi salah satu informasi yang diperkenalkan kepada jaringan pemasaran dalam peluncuran tersebut.
Chief Digital Officer (CDO) Vermont Hills, Andika Pratama, mengatakan pengembangan kawasan tidak hanya berfokus pada penjualan unit, tetapi juga pada pengalaman penghuni.
“Impact dari perubahan ini kami harapkan mulai terlihat dalam satu hingga dua bulan ke depan. Fokus kami bukan hanya menjual produk, tetapi menyediakan solusi perumahan berkualitas yang didukung kawasan dan produk yang didesain langsung oleh arsitek terkemuka PDW serta harga yang kompetitif,” ujar Andika.
Ia menambahkan, pendekatan tersebut diharapkan dapat membentuk karakter kawasan sekaligus memberikan pengalaman tinggal yang berbeda bagi penghuni.

Pengalaman Tinggal Bergaya Resort
Dengan pengembangan baru tersebut, Vermont Hills mencoba memperkuat konsep resort residential experience di koridor Serpong.
Kombinasi desain modern tropis, fasilitas kawasan, ruang terbuka, area komersial, serta konektivitas menjadi bagian dari arah baru pengembangan Vermont Hills.
Di tengah pertumbuhan kawasan Serpong sebagai salah satu area hunian dan aktivitas perkotaan di Tangerang Selatan, konsep hunian yang memadukan tempat tinggal dengan fasilitas rekreasi dan ruang komunal menjadi salah satu pendekatan yang terus berkembang.
Melalui transformasi tersebut, Vermont Hills memasuki fase baru dengan membawa konsep hunian yang tidak hanya berorientasi pada bangunan, tetapi juga pada lingkungan, konektivitas, dan pengalaman hidup di dalam kawasan.



















