Satu Rumah, Naik Kelas!: Seni Menata Ulang Ritme dan Ruang Bersama IKEA
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Senin, 22 Jun 2026 11:34
- Ditayangkan: Senin, 22 Jun 2026 08:01
- Ditulis oleh adminrumahku
- Dilihat: 67
- 22 Jun
Fase tahun ajaran baru sering kali diidentikkan dengan deretan daftar perlengkapan sekolah yang harus segera dipersiapkan. Toko-toko buku mulai dipadati pengunjung, dan aroma buku tulis baru menyeruak di mana-mana. Namun, bagi sebuah keluarga, momen kembali ke sekolah sebenarnya menandai perubahan yang jauh lebih mendalam di dalam rumah: kembalinya sebuah ritme kehidupan yang sempat jeda.

Jam tidur anak-anak yang semula longgar kini mulai diperketat. Suasana pagi hari mendadak kembali sibuk dengan aroma sarapan dan deru persiapan yang berkejaran dengan waktu. Di sudut lain, meja belajar yang sempat berdebu mulai ditata ulang, dan kebiasaan-kebiasaan baru perlahan dirajut demi membantu buah hati melangkah ke gerbang sekolah dengan penuh rasa percaya diri.
Fase transisi ini nyatanya tidak hanya menguji kesiapan mental anak, melainkan juga menuntut rumah sebagai ruang hidup untuk ikut bertumbuh.
“Saat anak naik kelas, bukan hanya kebutuhan sekolah anak yang berubah, tetapi juga kebiasaan keluarga di rumah,” tutur Muhammad Yusuf Attorik, Interior Design Leader IKEA Indonesia.
Yusuf mengamati bahwa menjelang tahun ajaran baru, banyak keluarga yang mulai mengevaluasi tata ruang mereka agar adaptif dengan kebutuhan anak yang kian berevolusi.
“Bagi kami, momen ini bukan hanya tentang menciptakan rumah yang lebih rapi dan rutinitas yang lebih lancar, tetapi juga kesempatan untuk melibatkan anak, membangun kemandirian, dan menyambut fase baru mereka bersama sebagai keluarga,” tambahnya hangat.
Ketika Rumah Ikut Bersiap dan Bergerak
Berangkat dari empati terhadap dinamika keluarga tersebut, IKEA Indonesia meluncurkan sebuah kampanye bertajuk “Satu Rumah, Naik Kelas!”. Melalui narasi ini, IKEA ingin mengajak para orang tua melihat bahwa momen kembali ke sekolah bukan sekadar urusan membelikan tas atau seragam baru. Lebih dari itu, ini adalah momen di mana rumah itu sendiri harus ikut bergerak, bersiap, dan bersolek mengikuti kebutuhan penghuninya.
Berdasarkan studi tahunan Life at Home yang dilakukan IKEA, tantangan terbesar bagi keluarga urban saat ini adalah bagaimana satu ruang tunggal di dalam rumah harus mampu memayungi berbagai aktivitas yang bertubrukan secara harmonis—mulai dari belajar, bermain, beristirahat, hingga tempat berkumpul keluarga.
Melalui sentuhan-sentuhan sederhana, kampanye ini mendemonstrasikan bagaimana sebuah ruangan bisa disulap menjadi area belajar yang minim distraksi. Menghadirkan sistem penyimpanan yang mudah dijangkau juga bisa menjadi stimulus visual bagi anak untuk belajar mandiri merapikan barang-barangnya sendiri sejak dini.
Solusi Fungsional yang Ramah di Kantong
Setiap anak unik, dan setiap keluarga memiliki skala prioritas serta anggaran yang berbeda-beda dalam menyambut tahun ajaran baru ini.
“IKEA menghadirkan beragam pilihan produk yang dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan masing-masing keluarga,” jelas Angela Krisyanti, Business Leader IKEA Indonesia.
Mulai dari pilihan meja dan kursi belajar yang ergonomis, solusi pencahayaan yang ramah untuk mata anak saat membaca, hingga wadah bekal makanan yang aman dan praktis, semuanya dikurasi untuk memastikan fungsionalitas dan kualitas tinggi dapat diakses secara terjangkau oleh semua kalangan.

Tak hanya menyentuh ruang domestik, komitmen untuk menciptakan ekosistem belajar yang prima juga diperluas oleh IKEA ke ranah institusi pendidikan formal melalui lini IKEA Business. Guna memberikan stimulus bagi sekolah-sekolah yang tengah berbenah menyambut siswa baru, IKEA menggelar program khusus hingga 31 Juli 2026.
Pelanggan dari sektor pendidikan dapat menikmati potongan harga produk sebesar 5% untuk minimum pembelian Rp15 juta, serta tambahan potongan 7% untuk layanan instalasi dan perakitan furnitur di area sekolah.
Investasi Cermat untuk Kualitas Keseharian
Pada akhirnya, tahun ajaran baru selalu menjadi cermin bagi para orang tua untuk melihat kembali apa yang benar-benar dibutuhkan oleh keluarga di dalam rumah.
“Melalui kampanye 'Satu Rumah, Naik Kelas!', kami ingin membantu keluarga untuk berbelanja dengan lebih cermat, memperlihatkan bagaimana sebuah solusi ruang yang tepat dapat memberikan dampak positif yang nyata dalam keseharian mereka,” tutup Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia.
Bagi keluarga Indonesia yang ingin mulai merancang petualangan baru dan menata ulang sudut-sudut kenyamanan rumah mereka, seluruh inspirasi tata ruang dan detail produk dari kampanye “Satu Rumah, Naik Kelas!” kini sudah dapat diintip melalui situs resmi IKEA.co.id atau akun media sosial @IKEA_id. Karena sejatinya, ketika anak-anak melangkah naik kelas di sekolah, rumah mereka pun harus siap ikut naik kelas.



















