MegaProperty Expo 2026 Hadir Bersama MEGABUILD dan KERAMIKA, Perkuat Industri Properti Indonesia
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Jumat, 06 Februari 2026 14:33
- Ditayangkan: Jumat, 06 Februari 2026 14:33
- Ditulis oleh adminrumahku
- Dilihat: 205
- 06 Feb
Panorama Media resmi meluncurkan MegaProperty Expo 2026, pameran properti terintegrasi berskala internasional yang menghubungkan developer dengan segmen B2B dan B2C. Berkolaborasi dengan Synergy Developers Indonesia, pameran ini akan diselenggarakan pada 4–7 Juni 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, dengan fokus pada solusi residensial, komersial, dan investasi properti.

Mengusung konsep B2B2C, MegaProperty Expo 2026 akan digelar secara bersamaan dengan MEGABUILD Indonesia dan KERAMIKA Indonesia. Kolaborasi ini menghadirkan ekosistem One-Stop Solution terbesar di Indonesia yang mengintegrasikan seluruh rantai industri properti—mulai dari produsen material bangunan, desainer, developer, investor, hingga konsumen akhir.
Selama empat hari penyelenggaraan, rangkaian MegaProperty Expo, MEGABUILD Indonesia, dan KERAMIKA Indonesia 2026 ditargetkan menarik sekitar 50.000 pengunjung, sekaligus membuka peluang promosi dan interaksi bisnis yang lebih luas bagi para peserta pameran.
Peluncuran MegaProperty Expo 2026 bertepatan dengan tren ekonomi nasional yang positif. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 diproyeksikan berada di kisaran 4,9%–5,7%, sementara sektor properti diperkirakan tumbuh hingga 8% (yoy), atau sekitar 1,5–1,7 kali pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Presiden Direktur Panorama Media, Royanto Handaya, menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi titik balik penting bagi industri properti nasional. “Kami melihat 2026 sebagai momentum emas kebangkitan sektor properti. Fase wait and see telah berakhir dan bergeser ke fase ekspansi serta realisasi investasi. Melalui konsep B2B2C di MegaProperty Expo, kami menghadirkan ekosistem terintegrasi yang menyatukan hunian impian dengan inovasi material dari MEGABUILD dan KERAMIKA, sehingga mampu mempercepat pengambilan keputusan bisnis dan akselerasi penjualan,” ujar Royanto Handaya.

Berdasarkan data tahun 2024, minat beli rumah tercatat tumbuh 78,6% (YoY). Tren positif ini diproyeksikan berlanjut pada 2026, khususnya untuk segmen rumah tapak dan apartemen berbasis TOD. Momentum tersebut diperkuat dengan kebijakan PPN DTP 100% untuk hunian hingga Rp2 miliar (PMK No. 90 Tahun 2025), yang secara signifikan meringankan biaya pembelian properti bagi masyarakat.
Founder Synergy Developers Indonesia, Ismet Natakarmana, menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum strategis bagi developer untuk kembali agresif menangkap peluang pasar.
“Bagi developer, inilah saatnya bergerak cepat dan memperkuat kolaborasi. Sinergi MegaProperty Expo dengan MEGABUILD dan KERAMIKA menghadirkan ekosistem lengkap yang mempertemukan developer, konsumen, serta tren material terbaru. Integrasi ini krusial untuk memperkuat brand presence, meningkatkan kepercayaan pasar, dan mempercepat realisasi proyek properti di 2026,” ungkap Ismet Natakarmana.
Pemilihan NICE, PIK 2 sebagai lokasi penyelenggaraan memberikan nilai tambah strategis. Sebagai venue MICE terbesar di Indonesia, NICE didukung infrastruktur berstandar internasional yang mampu menunjang kenyamanan pengunjung sekaligus merepresentasikan citra modern industri properti nasional.
Untuk mengoptimalkan potensi transaksi dan kolaborasi, MegaProperty Expo 2026 akan menghadirkan berbagai Program Eksklusif B2B2C, antara lain Exhibition, Developer Conference, Property Awards, Developers Night, Brand Talks, 1-on-1 Business Matching, Power Lunch, Designers Night, serta Best Booth Award.
Integrasi Lintas Sektor
Dukungan dari berbagai asosiasi industri menegaskan bahwa integrasi lintas sektor ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi pasar. Sinergi antara penyedia material, perancang, dan developer diyakini mampu menekan biaya konstruksi, sehingga menghasilkan produk properti yang lebih kompetitif bagi masyarakat.
Peluncuran MegaProperty Expo 2026 mendapat sambutan positif dari pelaku industri, tercermin dari kehadiran sejumlah developer besar seperti PT Indonic Tangerang Investment (Lavon Swancity), PT Sripertiwi Sejati (CINITY), PT Edofa Cipta Graha Development, PT Jababeka Tbk, PT Setiawan Dwi Tunggal (South City), PT Tripta Dinamika Manajemen Properti, serta perusahaan properti terkemuka lainnya.
“Kami berharap MegaProperty Expo 2026, yang diselenggarakan bersamaan dengan MEGABUILD Indonesia dan KERAMIKA Indonesia, dapat menjadi ekosistem strategis yang mendorong akselerasi bisnis seluruh exhibitor serta berkontribusi nyata bagi pertumbuhan industri properti nasional,” tutup Royanto Handaya.



















