Garmin Luncurkan fēnix 8 Series di Indonesia

Garmin Indonesia  resmi meluncurkan fēnix 8 Series, smartwatch GPS multisport premium generasi terbaru pada Jumat, 20 September 2024. Berbagai pembaruan yang diusung mengukuhkan posisi fēnix 8 Series sebagai The Ultimate Smartwatch yang selalu siap menghadapi tantangan dan mendobrak batasan.

Hadir dengan layar AMOLED cerah atau layar dengan dukungan pengisian daya tenaga surya untuk daya tahan baterai yang lebih lama, Garmin mengusung fitur strength training tingkat lanjut, kemampuan menyelam, speaker dan mikrofon internal. fēnix 8 Series dirancang untuk siapa saja yang ingin mendorong kemampuannya melampaui batas.

Model AMOLED 51mm menawarkan daya tahan baterai hingga 29 hari dalam mode smartwatch, sedangkan model solar 51mm menawarkan daya tahan baterai hingga 48 hari1. fēnix 8 Series juga telah didukung aplikasi elektrokardiogram (ECG App) untuk membantu pengguna memantau irama detak jantungnya.

“fēnix telah dikenal sebagai lini smartwatch premium dari Garmin dengan kualitasnya yang luar biasa. Pada generasi terbarunya ini, fēnix 8 Series menghadirkan desain baru, fitur pelatihan tingkat lanjut, opsi layar AMOLED dan solar, serta ECG App yang kini sudah bisa digunakan oleh pengguna di Indonesia. Pembaruan ini mengukuhkan posisi fēnix 8 Series sebagai The Ultimate Smartwatch yang membantu penggunanya membuat rencana harian, pelatihan dan petualangan, memastikannya selalu siap menghadapi tantangan dan mendobrak batasan,” ujar Chandrawidhi Desideriani, Marcom Senior Manager Garmin Indonesia.

fēnix 8 Series dilengkapi dengan beragam fitur baru yang cocok digunakan untuk berbagai aktivitas. Berikut ini sejumlah fitur terbaru yang dimiliki fēnix 8 Series:

 

Lampaui Batas Kemampuan

Apa pun tantangannya, fēnix 8 Series dapat membantu pengguna untuk melampaui batas kemampuan mereka. Setiap pagi, skor training readiness dapat membantu menentukan apakah ini hari yang baik untuk berlatih keras atau beristirahat terlebih dahulu, sementara metrik latihan lanjutan seperti endurance score, hill score, VO2 Max, status latihan dan lainnya dapat membantu mengukur performa secara keseluruhan.

Fitur PacePro memberikan panduan dalam merencanakan strategi hari-H perlombaan dengan bimbingan kecepatan berbasis GPS untuk jalur atau jarak yang dipilih. Dapatkan kecepatan berlari yang setara dengan upaya yang sama di tanah datar atau saat menanjak berkat fitur Grade-Adjusted Pace. Sementara itu, pantau informasi real-time mengenai tanjakan atau pendakian yang tengah dilalui maupun yang akan datang lewat fitur ClimbPro.

Aktivitas baru seperti apnea dan scuba diving telah ditambahkan dengan lusinan aktivitas yang telah dimuat sebelumnya - termasuk berlari, arung jeram, golf, serta olahraga tim seperti sepak bola, basket, dan banyak lagi - untuk membantu pengguna tetap aktif. Baik berolahraga di gym maupun di rumah, fēnix 8 Series dapat melacak aktivitas seperti strength, kardio, yoga, dan HIIT. Pengguna juga dapat mengikuti latihan kardio, strength, yoga, dan pilates dengan dukungan tampilan animasi di layar smartwatch.

Selain fēnix 8 Series, Garmin juga mengumumkan fēnix E yang merupakan pilihan lebih terjangkau dengan desain serupa dengan fēnix 8 tanpa fungsi menyelam dan sensor detak jantung terbaru. Meskipun demikian, fēnix E merupakan multisport GPS smartwatch yang memiliki beragam fitur esensial seperti strength training tingkat lanjut, pemantauan kesehatan dan kebugaran 24/7, rute perjalanan dinamis, dan masih banyak lagi.

Memantau Kesehatan Menyeluruh

Dilengkapi dengan fitur pemantauan kesehatan 24/7, fēnix 8 Series dilengkapi Pulse Ox berbasis pergelangan tangan, Body Battery Energy Monitoring, jet lag adviser, pemantauan tidur tingkat lanjut, deteksi tidur siang, dan banyak lagi. Saat bangun tidur, pengguna dapat menerima morning report yang memberikan informasi seputar kualitas tidur di malam hari, prospek latihan dan Status Variabilitas Detak Jantung (HRV).

Semua model fēnix 8 Series juga kompatibel dengan ECG App2, aplikasi yang telah disetujui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang dapat membantu pengguna merekam irama jantung mereka dan memeriksa tanda-tanda fibrilasi atrium (AFib) langsung dari pergelangan tangan.

Pengguna dapat mengaktifkan ECG App untuk merekam dan melihat hasil irama jantung mereka langsung di jam tangan atau, secara opsional di aplikasi Garmin Connect. Garmin ECG App menggunakan sensor pada jam tangan Garmin yang kompatibel untuk merekam sinyal listrik dari detak jantung Anda.

Ketika pengguna mengambil sample ECG, Garmin ECG App akan merekam sinyal listrik yang mengontrol bagaimana jantung mereka berdetak. ECG App kemudian menganalisis rekaman itu untuk mendeteksi tanda-tanda AFib. Selain itu, pengguna memiliki opsi untuk menyinkronkan hasil ECG App mereka ke Garmin Connect. Melalui aplikasi Garmin Connect, pelanggan dapat melihat riwayat hasil Aplikasi EKG mereka dan membuat laporan dalam format PDF yang dapat dibagikan dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan.