Pemanfaatan Lahan Mungil Dalam Hunian
- Kategori Induk: ARSITEKTUR & DESIGN
- Diperbarui: Senin, 26 Oktober 2015 08:53
- Ditayangkan: Rabu, 18 Maret 2009 20:54
- Ditulis oleh admin1
- Dilihat: 14378
- 18 Mar
Lahan tersisa dalam rumah bisa disiasati menjadi sudut yang memberikan kesan alami , bisa berupa kolam mungil dan taman kering. Sehingga sudut tersebut tidak lagi berkesan kosong. Taman Kering
Membuat taman kering bisa jadi merupakan alternative yang tepat karena perawatannya yang tidak rumit. Yang utama di sini adalah luasan taman yang tersedia haruslah sesuai dengan proporsi batuan dan tanaman yang dihadirkan
Untuk pemilihan jenis tanaman tambahan dalam pot perlu memperhatikan karakter pertumbuhan akan air dan matahari, apalagi jika taman ini tidak memiliki akses ke udara luar. Ada beberapa tanaman yang dapat hidup dengan kadar air sedikit ada pula yang membutuhkan kadar air yang cukup banyak, begitu pula dengan intensitas matahari.
Selanjutnya mengatur komposisi dan membentuk pola, serta menyesuaikannya dengan kondisi yang ada sangat penting. Untuk suasana taman formal yang rapi, maka taman dengan garis pembagian lurus dan geometris dapat dipilih sehingga dapat terlihat tegas dan formal. Jika menyukai taman yang berkesan santai maka pola natural dengan garis lengkung dan tatanan yang bergaya alami adan lebih cocok untuk ditetapkan.
Untuk gaya taman kering ,berbagai macam kreasi yang telah ada dapat Anda terapkan, seperti melihat gaya taman kering dari majalah . Jenis batuan serta tanaman indoor yang dipilih beserta perawatannya mempengaruhi gaya taman Anda, misalnya taman ala Jepang dengan dominasi beragam bonsai dan batu-batuan suiseki. Apabila dirasa cukup sulit, Anda dapat mendiskusikan dengan jasa penata taman.
Berbagai hiasan taman dapat Anda tambahkan untuk mempercantik taman, seperti stepping stones atau batu injak, batu-batuan, lampu taman, patung hewan atau kursi taman.
Perawatan rutin dengan ketelatenan merupakan syarat untuk membuat tampilan taman tetap terpelihara.
Kolam Mungil
Gemericik air ternyata masih menjadi dambaan masyarakat perkotaan untuk hidup alami. Desain sangat simple , masih berkesan alami dengan penggunaan material alam . Untuk menimbulkan suara gemericik tersebut tentunya mutlak adanya kehadirian desain air mancur ataupun air mengalir untuk membentuk suasana yang sesuai.
Perencanaan kolam minimalis terkait dengan aliran air. Untuk menjaga agar air tidak cepat kotor, penyaring atau filter menjadi penting. Filter buatan pabrik dapat dibeli di toko-toko peralatan taman. Jika ingin membuat sendiri, filter dapat dibuat dari ijuk, pasir dan kerikil ataupun zeolit yang banyak terdapat di toko peralatan taman. Sistem kerja filter yang baik akan menjaga kebersihan kolam, walaupun terkadang kolam tidak berisi komunitas ikan dan tumbuhan air tawar.Memang, jika luasan kecil , dan tidak terhubung dengan udara luar hindari memelihara aneka ikan ikan.
Gunakan aksesoris pemanis taman dapat berupa gentong, dan pot. Gentong-gentong dapat dimodifikasi dengan pancuran sekaligus menjadi point of interest dalam taman. . Biasanya terdapat tambahan lighting dalam gentong-gentong tersebut.
Batu alam biasanya dipergunakan sebagai stepping stone maupun pemanis atapun pelapis dinding. Biasanya cenderung memiliki warna dan tekstur yang berbeda. Ukurannya pun cukup beragam dan perlu dipoles ataupun dicoating terlebih dahulu agar tekstur lebih kelihatan dan tidak berlumut.



















