Material Penutup Anak Tangga

Secara struktural, kita mengenal tangga kayu, tangga baja dan tangga beton. Disebut tangga kayu, karena menggunakan material keseluruhan dari kayu. Baik secara konstruksi maupun elemen pendukungnya, seperti anak tangga, railing dan balustrade.
Sementara itu untuk tangga baja dan tangga beton, biasanya menggunakan padu padan material lain sebagai anak tangganya. Berbagai material bisa jadi pilihan untuk menutup anak tangga. Kombinasi material dapat dilakukan untuk menghasilkan tampilan yang apik dan menarik.

Material pilihan untuk penutup anak tangga.

Ubin
- Tersedia banyak ragam dan warna ubin. Mulai dari keramik, marmer, granit, atau mozaik.
- Bila ingin tampil senada, pilihan motif dan warna bisa dipilih yang sama dengan ruang lainnya. Namun jika ingin kontras, pilih dari warna yang berbeda. Beton Ekspos

Beton Ekspos
- Terlihat unik, hemat biaya
- Untuk hasil memuaskan, beton ekspos perlu dilakukan finishing agar lebih halus tampilannya.
- Acian sebaiknya langsung dilakukan ketika cor beton hampir mengering (masih agak basah), sehingga acian betul-betul menyatu dengan betonnya.

Batu alam
- Memperkuat kesan alami pada ruangan
- Kokoh, kuat dan mudah dibersihkan.

Kayu solid. Pilih jenis kayu jati, kamper samarinda, atau nyatoh
- Terlihat eksotik, hangat dan berkelas
- Harga cenderung lebih mahal

Parket
- Kesan hangat
- Tidak tahan gores
- Harga lebih murah dibanding kayu solid

Karpet
- Dari segi keamanan lebih terjamin, tidak licin
- Butuh perawatan ekstra untuk membersihkannya.
- Senantiasa perhatikan, adakah bagian yang menggelembung dan mengakibatkan kaki tersandung.

Kaca
- Memberi kesan modern, melayang dan ringan.
- Pilih kaca berukuran tebal, misal 20 mm.
- Pilih jenis kaca tempered. Selain lebih kuat dari kaca biasa, jika retak pecahan kaca tidak langsung hancur terburai.
- Lakukan proses bevel pada bagian tepian kaca untuk mengurangi ketajaman
- Kuat menahan beban, meski secara psikologis memberi kesan tidak kuat menahan beban.