ikan belida Penghuni Air Pelepas Penat
- Kategori Induk: TIPS & ACCESSORIES
- Diperbarui: Senin, 26 Oktober 2015 08:53
- Ditayangkan: Jumat, 27 Maret 2009 20:53
- Ditulis oleh admin1
- Dilihat: 11147
- Cetak
- 27 Mar
Minat penghobi ikan hias tak pernah surut. Eksotika dan keunikannya selalu memikat. Itulah alasan utamanya hingga mereka kini masih tetap bertahan.Tak pernah kehilangan musim. Begitulah tanggapan pecinta ikan hias tentang keunikan makhluk penghuni air tawar. Mereka seolah tak kehabisan energi untuk terus berburu ikan-ikan kesayangannya. Apalagi, sang buruan tak membutuhkan standar harga pasar yang pasti -seperti harga kebutuhan pokok. Kesan itulah yang muncul saat kami menyambangi pusat promosi ikan hias di bilangan selatan Jakarta beberapa waktu lalu. Lokasi ini hampir tak pernah sepi dari pengunjung. Ada yang hanya sekadar hang out melepas penat, dan berburu ikan-ikan unik sebagai pelengkap koleksi.
Penebar Pesona
Berburu ikan unik pelengkap koleksi saat kini adalah tren yang sedang menjamur. Kalau dahulu ikan-ikan yang menghiasi koleksi penghobis adalah koi, mas koki, louhan, arwana, bahkan cupang -tapi kini fenomenanya telah bergeser menjadi ikan unik penebar pesona.
Ikan Belida misalnya. Ikan tawar asal Kalimantan ini menjadi incaran para penghobis saat kini. Dengan kepala berukuran kecil dan bagian tengkuk terlihat bungkuk ikan ini menjadi semakin unik. Tak hanya itu, ikan ini juga berukuran cukup besar, dengan panjang 87,5 cm dan berat antara 0,5-1 kg, bahkan ada yang mencapai 5 kg.
Ikan yang bernama latin Notopetrus Chitala ini habitatnya terdapat di sungai-sungai dan daerah yang sering tergenang banjir. Hidup di daerah dataran rendah dengan penyebaran di daerah Sumatera, Jawa dan Kalimantan.
Merupakan ikan air tawar yang bersifat predator dan nokturnal atau aktif pada malam hari. Siang hari biasanya sang predator bersembunyi diantara tumbuhan. Dan makanannya berupa anak-anak ikan dan udang. Tak jarang mangsanya berukuran lebih besar. Ikan belida jantan bertugas membuat sarang yang dibuat dari ranting daun-daun, juga menjaga telur dan anak-anaknya. Ikan Belida dapat menghirup udara dari atmosfir.
Ikan Belida adalah ikan yang tergolong sebagai ikan purba karena bentuk tubuhnya yang tidak lazim. Apabila ikan pada umumnya memiliki sirip ekor di bagaian belakang tubuhnya, maka ikan Belida hanya memiliki sehelai ekor yang melambai-lambai berbarengan dengan gerakan tubuh bagian bawahnya.
Tak hanya itu, keanehan ikan ini juga terletak pada tatapan kosong matanya. Karena matanya cenderung reflektif dan menampilkan cahaya balik dari sumber cahaya di sekitarnya. Anda berminat?
TIPS MEMELIHARA IKAN :
- Jangan dijadikan hobi sesaat.
- Sesuaikan niat serta kemampuan dalam merawatnya sebelum memutuskan mengadopsi ikan. Jangan sampai malas bersihkan akuarium dan tidak telaten memberi makan.
- Sesuaikan kantong dan penghasilan sebelum memilih ikan yang akan diurus.
- Akuarium atau kolam tempat ikan harus disesuaikan dengan si ikan yang akan menjadi tuan rumah.
- Jangan asal percaya dengan si penjual. Lebih baik browsing di internet dan tanya ke yang sudah ahli. Kalau mau mix jenis ikan di satu akuarium harus hati-hati. Tidak semua jenis ikan cocok hidup berdampingan dengan yang lain.
- Perhatikan perlengkapan pendukung. Syarat wajib makhluk hidup dapat survive adalah oksigen. Jadi buatlah sirkulasi air dengan filter dan beri pasokan oksigen dengan aerator.
Konsisten dan ikhlas dalam memelihara. Jangan menjadi beban dan menggerutu karena harga mahal terus ikannya dijadikan pelampiasan.